Friday, September 19, 2014

JUDUL      : Kutukan Neku.
KARYA   : Eros rostiana
TGL         : 20 September 2014

Dulu, di bumi tidak ada binatang, yang ada hanya anak-anak dan orang tua. 

Di satu tempat ada dua anak yang bersahabat, Cici dan Meme. Setiap hari mereka selalu merusak tanaman dan mengganggu orang lain. 

Pada suatu hari, Cici dan Meme bermain terlalu jauh ke dalam hutan. Mereka mencabuti pohon-pohon yang baru tumbuh, menarik dahan pohon hingga patah dan mencoret-coret bebatuan yang ada di dalam hutan.

Ketika mereka sedang merontokkan daun-daun di satu pohon, tiba-tiba datang seorang nenek yang menyeramkan! Rambutnya putih panjang menutupi punggung, wajahnya keriput, dan dia berjalan dengan kedua tangan berada di depan kakinya.

Si nenek berteriak, "hei kalian! kenapa kalian merusak rumahku?! hentikan!"

Tapi bukannya takut, Cici dan Meme mengejek si nenek sambil tertawa, "hahahaha, ada Nenek-nenek kayak bayi, jalannya merangkak! hahahahaha ... hei Nek, siapa nama Nenek?! kenapa Nenek sangat jelek? hahahahahahahah," tanya Cici pada nenek itu sambil tertawa.

"Dasar anak-anak nakal! apa kalian tidak tahu siapa aku? aku adalah Neku! penyihir di hutan ini!" jawab nenek tua.

Mendengar jawaban nenek tua itu barulah mereka ketakutan dan terdiam. Wajah mereka pucat pasi dan mereka beringsut menjauhi nenek Neku.

Nenek Neku mendekati mereka dan berteriak, "karena kalian sudah merusak hutan ini, ku kutuk kalian menjadi sepertiku, dan tidak bisa bicara selamanya!"

Dan tiba-tiba ... cetarrr! satu cahaya keluar dari tangan nenek Neku ke arah Cici dan Meme, dan mereka berubah! tubuh mereka menjadi berbulu, dan mereka tidak bisa bicara walaupun kedua kaki mereka masih bisa berjalan seperti biasa.

Sejak itu Cici dan Meme tinggal di hutan di dalam pohon besar. Setiap hari mereka bergantian mencari makan. Seperti hari ini, yang mencari makan adalah Cici, maka dia yang menyuapi Meme dari luar pohon sambil sesekali melihat sekitar karena takut nenek Neku datang.

Re_200914

No comments:

Post a Comment