Sunday, September 21, 2014

Aulanya besar, penuh dengan wartawan dan anggota workshop yang sudah mulai memadati ruangan. Semua wartawan jepret sana jepret sini, ada yang terlihat sedang mewawancarai salah satu anggota workshop, dan ada juga yang masih menyiapkan keperluan wawancaranya.
"kenapa Ibu...Sri ikut acara workshop ini?" tanya salah satu wartawan dari stasiun tv terkenal setelah sebelumnya melihat nama yang tertempel di dada si ibu berjilbab biru. "saya senang sama penulisnya mas, saya sudah baca semua karyanya dan yang paling saya suka judulnya serpihan hati yang terkoyak. wiihh! sediiih banget mas saya bacanya! mas udah baca belum? baca dong mas kalau belum, tar nyesel loh! udah gitu mas ya, saya tuh penasaran banget sama penulisnya, dia itu laki-laki atau perempuan soalnya di setiap buku yang dia tulis namanya cuma EROS, itukan nama laki-laki ya mas kayak EROS DJAROT atau EROS Sheila On 7, juga laki-laki kan ya mas ya? tapi dia gosipnya perempuan mas mangkanya saya nekat datang ke sini jauh-jauh dari surabaya karena pengen tau saya mas, bener deh mas ciyuuss!" cerocos bu sri tanpa titik tanpa koma sambil senyum-senyum genit supaya kelihatan cantik di depan kamera. Si wartawan sampai bengong sambil berkata dalam hati " ya ampun nih ibu genitnyaaa minta ampun! kapok deh gue wawancara orang kayak begini!" Tak berapa lama kemudian terdengar suara dari pengeras suara "para hadirin yang terhormat mohon tenang semua karena acara akan segera di mulai sebentar lagi," dan tiba-tiba hening tak ada suara sama sekali, hanya suara cicak yang terdengar dan spontan para peserta workshop ber-shuutt ria sambil mendelik ke cicak yang tak bersalah sampai-sampai si cicak kabur dari ruangan.

No comments:

Post a Comment